Wikipedia

Hasil penelusuran

Rabu, 21 Maret 2018

PRINSIP KOMUNIKASI LISTRIK

Dalam setiap komunikasi salah satunya selalu diperlukan sumber informasi yang penting. Ada dua macam sumber informasi, yaitu ide-ide yang bersumber dari otak manusia dan perubahan-perubahan yang terjadi dalam lingkungan fisik sekitar kita. Informasi mengalir hanya mungkin bila sumbernya menghasilkan keadaan perubahan kontinyu atau terus menerus. Informasi harus dikodekan atau diproses sebelum ditransmisikan dan juga diperlukan piranti pengubah (transducer) yang sesuai dengan sistemnya. Secara umum setiap sistem komunikasi akan membutuhkan peralatan-peralatan yang berkaitan dengan pengolahan informasi. Komponen komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik. Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah:

  1. Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak
  2. Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak
  3. Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan dalam komunikasi antar pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/ suara.
  4. Penerima atau komunikan (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain.
  5. Umpan balik (feedback
A. Proses komunikasi
Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa dijabarkan dalam komponen-komponen yang terpisah seperti berikut.
  1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa di- mengerti kedua pihak.
  2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, email, atau media lainnya.
  3. Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti kedua pihak.
  4. Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim

                                  Gambar 1. Memahami pesan yang disampaikan


                                   Gambar 2. Mengubah informasi menjadi pesan

B. Sinyal bicara dan musik
Sinyal bicara dan musik bunyi atau suara adalah kompresi mekanikal atau gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat per- antara ini dapat berupa zat cair, padat, gas. Jadi, gelombang bunyi dapat merambat misalnya di dalam air, batu bara, atau udara. Kebanyakan suara adalah merupakan gabungan berbagai sinyal, tetapi suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan osilasi atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz) dan amplitudo atau kenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam desibel. Manusia mendengar b
unyi saat gelombang bunyi, yaitu getaran di udara atau medium lain, sampai ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusia kira-kira dari 20 Hz sampai 20 kHz pada amplitudo umum dengan berbagai variasi dalam kurva responsnya. Suara di atas 20 kHz disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz disebut infrasonik.
C. Respon telinga manusia
Suatu percobaan yang dilakukan oleh Fletcher dan Munson, menetapkan bahwa telinga manusia tidak responsif secara sama pada semua frekuensi. Disebutkan pula bahwa dalam pengamatannya telinga manusia tidak ada sensasi untuk amplitude rendah yang disebut sebagai ambang pendengaran (threshold audibility). Mengingat hal tersebut, para perancang memerlukan pengetahuan yang berkaitan tidak hanya level tetapi juga tentang frekuensi.
                      Gambar 3. Respon telinga manusia frekuensi 20 Hz-20KHz.

Distorsi
Dengan mempertimbangkan kelayakan secara teknis dan ekonomis, dalam sistem komunikasi harus dijaga bentuk-bentuk sinyal dan menghindari adanya distorsi. Distorsi dapat dibedakan menjadi :
  1. Distorsi frekuensi, ini merupakan timbulnya perubahan amplitudo relatif dari komponen- komponen frekuensi yang berbeda.
  2. Distorsi tunda, ini berkaitan dengan perubahan waku transmisi dari komponen-komponen frekuensi yang berbeda.
  3. Distorsi non-linear, merupakan distorsi pada piranti yang tidak linear. Besar sinyal pada out- put tidak berbanding secara langsung tehadap input.
  1. Sistem multipleks
Ada dua jenis cara kerja multi kanal, yaitu sebagai berikut :
  1. Sistem pembagian frekuensi (Frequency devision system), sistem ini menggunakan banyak kelompok sub pembawa. Masing-masing pembawa dipisahkan dengan cara Pengelompokan ini berjenjang, semakin banyak kelompok semakin tinggi frekeunsi pembawa yang digunakan.
  1. Sistem pembagian waktu atau time devision system, masing- masing kanal   menerapkan bandwidth yang tersedia tetapi untuk waktu Pada akhirnya keseluruhan spektrum dialokasikan untuk masing – masing kanal.
Persyaratan lebar bidang
  1. Sinyal
Kecepatan telegraf sering dinyatakan dalam istilah dalam waktu bolak-balik dalam satuan detik. Dalam kaitan signaling kecepatan ini dinyatakan dengan istilah Baud. Elemen paling pendek adalah 20 milidetik, di mana pada jarak itu ada dua pulsa positif dan negatif. 
  1. Sinyal telegraf gambar
Sinyal telegraf gambar mempunyai prinsip bahwa gambar discan secara seri mengikuti garis-garis. Karena itu diperlukan adanya sinkronisasi dari titik lampu scan pada penerima. Resolusi sepanjang garis sering dipersyaratkan sama untuk garis demi garis.
  1. Sinyal televisi
Pada sinyal televisi prinsipnya adalah sistem scaning juga. Untuk menghasilkan gambar yang baik, maka antara garis- garis yang menyusun gambar harus di scan secara berurutan. Ada dua jenis televisi yaitu televisi analog dan televisi digital. Pada prinsipnya lebar bidang untuk televisi dialokasikan sebesar 6,5 Mhz, bergantung kepada sistem scanning mana yang digunakan. Televisi digital (bahasa Inggris: Digital Tele- vision, DTV) adalah jenis TV yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyebarluaskan video, audio, dan signal data ke pesawat televisi.
Keunggulan televisi digital
  1. Gambar halus (High Definition). 5~6 kali lebih halus dibanding televisi analog
  2. Suara Kemampuan mereproduksi suara seperti sumber aslinya
  3. Banyak fun Memberi kemampuan untuk merekam dan mengedit siaran
  4. Banyak
Kecepatan sinyal

Meskipun lebar bidang disediakan kira-kira 10 Khz sebagai persyaratan untuk kualitas suara yang tinggi, biasanya suara yang dapat dikenali hanya membutuhkan rentang antara 300 Hz sampai dengan 3400 Hz. Rentang ini setara dengan konversi kecepatan 100 kata/menit. Kecepatan pesan akan menjadi (1/40) kata/menit/siklus pada sistem lebar bidang 4 Khz.

Sinyal musik
Instrumen musik menghasilkan hormonisa. Jumlah dan amplitudo menentukan kulaitas sinyal out musik. Untuk memenuhi tingkat kualitas yang baik, lebar frekuensi disediakan antara 30 Hz hingga 15 KHz. Dengan lebar bidang ini telinga manusia sudah merespon sebagai sinyal dengan kualitas yang baik.
Konsep komunikasi elektronika
Hampir semua sistem komuniksi elektronika menggunakan gelombang elektromagnet. Gelombang elektromagnet adalah suatu perubahan yang terdiri dari dua komponen gelombang atau osilasi listrik dan magnet yang dapat menjalar melaui ruang hampa, udara atau bahan tak menghantar lainnya. Spektrum elektromagnet adalah suatu rentang gelombang yang mempunyai rentang lebar panjang gelombang dan frekuensi.
Bagian dari spektrum elektromagnet yang digunakan untuk komunikasi elektronika adalah :
  1. Infra merah
Spektrum ini digunakan untuk serat optik dan remote control yang dipakai pada umumnya.
2. Gelombang mikro
Spektrum ini digunakan untuk komunikasi satelit, dan beberapa saluran telepon serta untuk sambungan internet.
3. Gelombang radio
Spektrum ini digunakan untuk sistem radio, televisi, telepon bergerak, jaringan komputer nirkabel (tanpa kabel).
Penerapan komunikasi elektronika
Telepon
Sistem komunikasi elektronika ini yang telah lama digunakan dan mempunyai pengaruh yang luas sebagai alat komunikasi antar manusia. Awalnya adalah telepon yang dipakai di rumah-rumah, dalam perkembangannya telepon tersebut sudah dapat dibawa ke mana-mana. Dasar kerja telepon adalah sangat sederhana. Blok diagramnya ditunjukkan seperti di bawah.
  1. Gelombang suara digetarkan dan menjalar melalui udara.
  2. Gelombang suara ditangkap oleh Mikropon kemudian mengubah getaran itu menjadi sinyal elektronik analog dengan frekuensi yang sama seperti getaran suara tadi, dan amplitudonya sebanding dengan amplitudo gelombang suara.
Radio
Radio adalah sistem komunikasi elektronika pertama kali yang memanfaatkan jalur komunikasi dengan pendengar lebih Perhatikan kembali gambar 7.10. pada pemanfaatan spektrum frekuensi untuk radio broadcast. Istilah ‘radio’ dulunya adalah merujuk pada ‘gelombang radio’, karena sistem ini menggunakan spektrum gelombang radio. Sekarang ini istilah radio dapat diartikan sebagai gelombang dan sebagai piranti atau pesawat yang dapat menangkap sinyal suara atau Sistem radio dirancang pertama kali menggunakan suatu prinsip :
  1. Dengan prinsip yang dirancang itu sayangnya tidak dapat dipraktekkan. Alasannya adalah sinyal suara itu mem- punyai rentang 20 Hz sampai 20.000 Hz. Bila semua stasion pemancar radio menggunakan rentang frekuensi tersebut, maka satu stasion akan mengganggu stasion yang lainnya.
  2. Penyelesaiannya yaitu dengan cara menempatkan suatu stasion radio pada frekuensi tertentu yang tidak sama dengan stasion yang Frekuensi ini adalah frekuensi pembawa sinyal yang besarnya lebih tinggi dari frekuensi yang dapat ditangkap oleh telinga manusia. Frekuensi pembawa akan membawa sinyal suara untuk dipancarkan. Proses penumpangan sinyal suara ini dikatakan sebagai proses modulasi. Dengan cara ini maka apabila ada penalaan radio (tuning), pada dasarnya adalah mengubah frekuensi pembawa.
Television
Televisi merupakan suatu piranti   elektronika yang secara luas digunakan sebagai alat untuk komunikasi. Sistem televisi ada pemancaran sinyal gambar dan suara secara bersamaan pada lebar bidang yang sama, tetapi berbeda frekuensi pembawanya. Pemancaran sinyal pada sistem televisi hampir mirip dengan pemancaran sinyal Peman-caran sinyal televisi membutuhkan kamera untuk mengubah gambar atau obyek menjadi sinyal listrik dan mikropon untuk mengubah suara menjadi sinyal listrik. Kedua sinyal secara bersama-sama dimodulasikan secara amplitudo (AM) yang selanjutnya dikuatkan dan baru kemudian dipancarkan. Pada bagian   penerima terjadi proses yang berlawanan dengan Bagian ini membutuhkan layar (tabung gambar) untuk menerima sinyal gambar yang kemudian diubah men- jadi gambar atau obyek sebagai mana yang telah ditangkap oleh kamera.   Untuk   mendengarkan suara dibutuhkan speaker.
4. Telepon Bergerak
Piranti telepon bergerak adalah suatu jenis alat komunikasi yang kecil dan mudah Sekalipun demikian teknologi yang dipakai sudah menunjukkan teknologi yang maju. Telepon bergerak menggunakan frekuensi radio untuk memindahkan informasi dari telepon itu menuju ke base station. Ini menunjukkan bahwa komunikasi antara base station dengan telepon bergerak diorganisakan begitu juga mengkode sinyal menjadi data pada gelombang. Setiap sistem telepon bergerak yang dipakai oleh negara- negara yang berbeda mempunyai sistem yang ber-beda. Kebanyakan sistem yang dipakai di banyak negara adalah Global System for Mobile communication (GSM). Banyak pengguna meman- faatkan telepon bergerak sebagai alat Sekalipun demikian, tidak akan pernah terjadi benturan frekuensi ketika telepon itu digunakan secara bersamaan. Pertanyaannya mengapa sinyal radio dari telepon-telepon itu tidak saling interferesi atau mengganggu satu sama lain?
Salah satu aspek kunci dalam telepon bergerak adalah penggunaan frekuensi yang berulang (frequency reuse). Setiap daerah dibagi-bagi dalam luasan berbentuk heksagonal dan jarak antar daerah ini dapat beberapa kilometer. Pada titik tengah heksagonal itu di tempatkan base statio Setiap base station dialokasikan suatu rentang frekuensi radio yang dapat digunakan. Antar base station yang berdekatan, tidak mungkin saling terganggu (interferensi) karena digunakan rentang frekuensi yang berbeda. Pada jarak tertentu dalam be-berapa kilometer sinyal yang dipancarkan sudah barang tentu dayanya akan menjadi lemah dan akhirnya hilang. Oleh karena itu perlu ada base stasionUntuk itu dapat digunakan   frekuensi yang sama milik base station yang pernah digunakan. Dalam gambar ditandai dengan warna-warna yang sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jawaban Bab 1 1. kewirausahaan adalah kemampuan seseorang untuk melihat atau menciptakan peluang dan merubah peluang tersebut menjadi ses...