Pengenalan
Komunikasi Data
Pengertian Komunikasi Data
Komunikasi data
adalah transmisi data elektronik melalui beberapa media. Media tersebut berupa
kabel koaksial, fiber optic, microwave,dsb.
Fungsi Sistem Komunikasi Data
- Memberikan Informasi kepada oaring
yang tepat dalam waktu yang tepat.
- Memperoleh data bisnis selagi data
tersebut dibuat (online)
- Sistem komunikasi data
memungkinkan orang dan bisnis yang mempunyai lokasi geografi berlainan
dapat saling berkomunukasi.
Tiga Komponen Utama
- Sumber Komunikasi
- Media Komunikasi
- Penerima
Pengertian Jaringan Komputer
ü Jaringan adalah seri dari beberapa point yang dihubungkan oleh
beberapa jenis saluran komunikasi.
ü Jaringan komunikasidata merupakan kumpulan sirkuit komunikasi data
yang dikelola sebagai kesatuan tunggal.
Terminal
ü Workstation Mikrokomputer
Mikro computer untuk tujuan umum atau workstation input/ output
dengan sirkuit pintar dan CPU.
ü Terminal Remote Entry Job
Terminal yang digunakan secara batch dengan menggunakan punched
card.
ü Terminal Facsimile (FAX)
Terminal yang dapat mentransmisikan gambar yang tepat dari dokumen
hard copy melalui jalur telepon dan sirkuit satelit di seluruh dunia
ü Terminal POS (Point Of Sale)
Terminal yang biasa digunakan di supermarket, toko-toko dan
departemen store. Terminal tsb dilengkapi dengan sistem untuk transaksi
pembelian dan memungkinkan database untuk merefleksikan status perusahaan pada
saat itu.
ü Terminal Dumb / Intelligent
Terminal Dumb adalah terminal video yang tidak ikut ambil bagian
dalam pengontrolan dan pemrosesan tugas. Terminal Intelligent dilengkapi dengan
CPU. Semua terminal diatas kecuali fax dapat berupa terminal dumb atau
intelligent.
MODEM
Modem adalah
alat elektronik yang dapat mengubah (memodulasi) komunikasi digital antara
computer ke dalam nada yang dapat ditransmisikan melalui jalur telepon. Data
yang diterima kemudian diubah dari suara ke informasi digital.
Unit Pengontrol Cluster
Alat ini
digunakan untuk membuat sambungan antara terminal yang dikontrol dengan
peralatan lain.
Multiplexter
Alat yang
memungkinkan penggantian beberapa jalur transmisikecepatan rendah dengan jalur
transmisi berkecepatan tinggi.
Front-End Processor
Front-End
Processor melakukan lalu lintas komunikasi data yang masuk dan keluar. Kedua
peralatan tersebut dapat berbeda jenis, konfigurasi yang umum adalah jenis
khusus minicomputer yang berfungsi sebagai front-end processor dan mainframe
sebagai host.
Host
Host memproses
pesan datacom yang masuk setelah diproses data dapat ditransmisikan kembali ke
front-end processor.
Software dalam Host
Software datacom
dalam Host disebut Telecoummunication monitor
Kemampuan TCM
ü Menempatkan pesan dalam urutan tertentu sesuai dengan prioritasnya
ü Menjalankan fungsi keamanan dengan memelihara log aktifitas bagi
tiap terminal
ü Sebagai interface antara jaringan datacom dan DBMS
ü Menangani gangguan dalam pemrosesan
Software dalam Front-End Processor
Software datacom
dalam front-end processor disebut Network Control Program atau NCP
Fungsi-fungsi NCP
ü Menentukan apakah terminal menggunakan channel
ü Memelihara record aktifitas channel
ü Mengubah kode yang digunakan oleh satu jenis peralatan ke kode yang
lain (IBM à DEC)
ü Menjalankan fungsi editing pada data
ü Menambah dan menghapus kode rotasi
ü Memelihara file histori & statistic pada jaringan
Topologi Jaringan
1. Jaringan Ring
ü Komputer dihubungkan satu dengan yang lainnya dangan membentuk
lingkaran (ring).
ü Data berjalan hanya satu arah mengelilingi lingkaran sehingga sampai
dialmat yang dituju.
ü Bila salah satu peserta di Ring mengalami kerusakan, maka hubungan
dilanjutkan ke computer berikutnya.
ü Biaya jaringanring biasanya lebih murah dari pada jaringan Star dan
Hybrid
2. Jaringan Star
ü Komputer peserta jaringan dihubungkan dengan satu computer pusat
(Central Device Control).
ü Komputer pusat menerima paket data dari computer di jaringan dan
meneruskan mengirim paket tersebut ke computer yang dituju.
ü Keuntungan jaringan ini adalah jarak yang diperlukan untuk mengirim
paket dari satu node ke node lainnya sangat cepat.
ü Hub di tengah harus highly reliable, bila stasiun sentral rusak maka
seluruh jaringan tidak dapat dijalankan.
3. Jaringan Bus
ü Computer dihubungkan oleh satu kabel, data ditransfer dari satu
computer ke computer lainnya melalui bus.
ü Setiap computer di bus dapat membaca paket data dan memeriksa apkah
address dari paket tsb sesuai dengan address computer tsb. Bila sesuai maka
paket diambil.
ü Hilangnya satu node tidak akan mempengaruhi jaringan yang ada.
4. Jaringan
Hybrid
ü Berisi lebih dari satu topologi
ü Topologi ini diperlukan untuk mengintegrasikan sistem-sistem
berbasis topologi yang berbeda
LAN
ü Menghubungkan peralatan yang terbatas pada area geografi yang kecil.
ü Jarak sebenarnya yang dapat dicapai LAN tergantung pada implementasi
tertentu, seperti satu ruang kantor, satu bangunan atau sekelompok bangunan.
ü Diimplementasikan untuk transfer data diantara pemakai dalam
jaringan dan menggunakan peralatan secara bersama-sama (printer, scanner, fax,
plotter, dsb).
OSI (Open System Interconnection)
ISO
(Internasional Standard Organization), yang membuat rekomendasi teknis mengenai
interface komunikasi data merekomendasikan OSI tahun 70.
Tujuannya :
Untuk
mengembangkan framework standard untuk komunikasi computer ke computer.
Terdapat 7
Lapisan:
- Physical Layer
Secara fisik menggerakan bit data antara modem dan mengaktifkan dan
mematikan sirkuit.
- Data Link Layer
Memformat data menjadi record yang disebut frame, melakukan
pendeteksian dan pengoreksian kesalahan, menjalankan control aliran data modem.
- Network Layer
Membangun, memelihara dan memutuskan sambungan komunikasi antara
node transmisi dengan penerima
- Transport Layer
Bertanggung jawab untuk menghasilkan alamat pemakai ujung sehingga
dapat berkomunikasi dengan host dan meyakinkan bahwa semua paket data dapat
diterima.
- Session Layer
Mengelola dan mendukung dialog komunikasi antara dua lokasi yang
terpisah. Layer ini memulai, memelihara
dan menghentikan tiap session yang berisi dari frame-frame yang mempunyai
aktivitas khusus.
- Presentation Layer
Menerima data dari lapisan aplikasi dan memformat data sehingga ia
dapat direpresentasikan ke pemakai atau host. Fungsi yang dapat dijalankan
adalah enkripsi data, pengubah kode, kompresi dan memformat layer terminal.
- Aplication Layer
Mengontrol input pemakai dari terminal dan menjalankan program
aplikasi pemakai dalam host. Dilengkapi dengan pelayanan jaringan seperti file
transfer, emulasi terminal, penyimpanan ke dalam file server.
Pemrosesan data berdasarkan
penggunaanya
1. Pemrosesan
Batch
Pemrosesan data yang dilakukan
secara kelompok.
Biasanya pembaharuan file dilakukan
setiap hari.
2.
Pemrosesan Online
Pemrosesan data yang dilakukan
secara terpisah.
Bila terdapat perubahan data
dilakukan secara langsung.
Sistem Real Time
Sistem real time merupakan jenis khusus dari sistem online dimana
transaksi dilakukan dalam waktu yang sebenarnya.
Era sebelum
database (Menggunakan file tradisional)
Ø Data belum terintegrasi
Ø Terdapat duplikasi
Ø Tidak konsisten
Ø Keamanan data kurang terjamin
Ø Tidak Standard
Aktivitan Manajamen Data
Ø Mengumpulkan data
Ø Verifikasi
Ø Penyimpanan
Ø Pengamanan
Ø Pengorganisasian
Ø Pemanggilan
Penyimpanan sekunder
1. Penyimpanan
berurutan
Media penyimpanan yang hanya dapat
diisi atau diakses dengan susunan tertentu. Record pertama harus diakses
terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan record – record selanjutnya.
Peralatannya disebut SASD (Serial
Acces Storage Device). Contoh: tape
2. Penyimpanan
Langsung
Media penyimpanan yang dapat diakses
secara langsung.
Peralatannya disebut DASD (Direct
Acces Storage Device). Contoh: magnetic disk, disk optis.
Software
Kumpulan program – program yang
digunakan untuk mengontrol sistem.
Program Utiliti
Melakukan fungsi yang diperlukan oleh semua pemakai dari komputer
khusus. Program utiliti dapat menjalankan fungsi tanpa perlu memprogram.
Sistem Operasi
Mengatur proses komputer yang berfungsi sebagai interface antar
pemakai, software dan hardware.
Fungsi – fungsi sistem operasi yaitu:
-
Menjadwalkan pekerjaan
-
Mengatur hardware dan software
-
Menyediakan sistem security
-
Menangani interupsi
-
Memelihara penggunaan record
-
Memungkinkan beberapa pemakai
untuk menggunakan komputer secara
bersama–sama.
Bahasa Penterjemah
Ø Bahasa Generasi Pertama – Bahasa mesin
Ø Bahasa Generasi Kedua – Assemblers
Ø Bahasa Generasi Ketiga – Compiler dan Interpreter
Ø Bahasa Generasi Keempat – Natural language

Tidak ada komentar:
Posting Komentar